Bata merupakan bagian yang paling penting dalam pembuatan sebuah bangunan. Baik gedung maupun rumah umumnya menggunakan batu bata. Pada umumnya pemnbuatan rumah memanfaatkan tiga jenis batu bata. Tiga jenis batu bata ini adalah: bata merah, bata press, dan bata ringan atau hebel. Ketiga jenis batu bata ini memiliki peminat masing-masing.

Pada umumnya masyarakat lebih menyukai penggunaan bata hebel karena dianggap lebih mudah dan ringan. Bangunan menjadi tidak terlalu berat. Meskipun begitu, tidak sedikit pula yang lebih memilih penggunaan bata merah. Bata jenis ini dipercaya mampu menampilkan kesan natural dan alami khas pedesaan. Pemilik rumah jadi bisa merasakan suasana yang adem dan tenang.

Cara Memasang Bata merah yang Rapih dan Kokoh

Bata merah terbuat dari tanah liat yang di panaskan pada suu tertentu. Bahan utama pembuatnya adalah benda alam sehingga bata jenis ini memiliki harga yang relative murah. Harga bata merah memang tergolong murah tetapi tidak perlu khawatir dengan kualitas yang akan diberikan. Agar bata terpasang dengan kokoh, perlu teknik dan cara khusus dalam pemasangan bata. Berikut ini cara pemasangan bata yang baik:

1. Siapkan Adukan

Adukan perekat bata menggunakan campuran pasir dengan semen. Perbandingannya adalah 1:5 atau bisa menggunakan campuran 1:2. Pastikan pasir yang digunakan bersih. Bersih yang dimaksudkan adalah bersih dari batu maupun kerikil. Pasir yang mengandung banyak kerikil harus dibersihkan dahulu menggunakan ayakan.

2. Rendam bata dalam air

Kok harus di rendam? Perendaman bertujuan agar bata tidak retak. Bata merah terbuat dari tanah yang di panaskan. Bata jenis ini rawan retak dan patah sehingga perlu di rendam terlebih dahulu. Perendaman dilakukan selama 1-2 menit. Tidak perlu terlalu lama. Biarkan bata sampai jenuh di dalam air.

Kondisi jenuh ditandai dengan bata merah tidak lagi menyerap air. Ketika bata sudah tidak menyerap air maka bata siap digunakan. Perendaman juga bertujuan agar bata dapat menempel dan merekat dengan baik.

3. Pemasangan

Pemasangan bata harus sangat hati-hati. Pemsangan tidak bisa dilakukan dengan cara ditumpuk-tumpuk begitu saja. Usahakan pemasangan bata dengan selang seling. Pastikan pula ketebalan speci semen dengan tepat. Sama tebalnya dengan yang lain agar tidak miring.

Gunakan benang untuk mengukur kerataan bata. Benang digunakan sebagai alat bantu tukang dalam pemasangan bata merah. Apabila tidak menggunakan benang, dikhawatirkan tembok atau dinding akan miring dan tidak rata.

Usahakan untuk berhati-hati dan tidak terlalu buru-buru dalam pemasangan. Pasang bata sampai ketinggian satu meter dan tunggu sampai agak mengering. Sambil menunggu kita bisa mengerjakan pada bagian lain atau meneruskan disampingnya.

Pemasangan bata yang dibiarkan terus menjulang tinggi akan membuat bata menjadi miring. Hal ini karena speci semen berubah dan tidak kuat menahan beban yang terlalu berat. Speci bagian bawah akan semakin menipis karena terus mengalami tekanan yang sangat besar. Oleh karena itu biarkan mengering dahulu saat ketinggian mencapai satu meter.

Bata merah memang sudah menjadi bahan pilihan masyarakat sejak dulu. Bata jenis ini sangat mudah ditemui dan biasa digunakan di pedesaan. Bata memiliki harga yang relative murah dan memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Ukuran bata yang tidak terlalu besar membuat tukang atau pekerja tidak begitu kesulitan ketika akan memindahkan maupun melakukan pemasangan.