Pemasangan Paving Blok yang Benar

Paving blok bukan hal yang asing lagi kita sebagai warga negara Indonesia. Di Indonesia, kita bisa menemukan banyak tempat yang memanfaatkan bata beton ini. Banyak jalanan yang menggunakan bata beton. Trotoar bagi pejalan kaki juga sebagian besar menggunakan bata beton. Selain itu, taman-taman dan halaman rumah juga banyak yang memakai bata beton.

Paving block memang memiliki banyak kegunaan. Benda ini memiliki fungsi utama menutup permukaan tanah sehingga terlihat lebih rapi dan estetis. Bentuk dari bata beton ini juga sangat bervariasi. Tidak seperti bata merah yang bentuknya persegi panjang, bata beton ini memiliki bentuk yang beragam sehingga desain yang dihasilkan juga bisa lebih menarik.

Selain tersedia dalam bermacam-macam bentuk dan ukuran, bata beton ini juga tersedia dalam berbagai tipe berdasarkan kekuatan tekannya. Ada bata beton yang memiliki kekuatan tekan sangat tinggi dan biasa digunakan di jalan raya. Ada juga bata beton yang kekuatannya paling rendah dan biasa digunakan pada halaman maupun taman karena tidak bisa menahan beban yang terlalu berat.

 

Pemasangan Bata Beton

Penggunaan bata beton atau paving stone ini sudah sangat umum di negara kita. Penggunaan bata beton dianggap sangat efisien untuk membuat sebuah lahan menjadi lebih rapi dan lebih bersih. Tak hanya di tempat-tempat umum, banyak juga rumah-rumah yang menggunakan bata beton untuk kebutuhan tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa bata beton memang memiliki banyak fungsi dan manfaat.

Pemasangan paving block sebenarnya tidaklah rumit. Paving blok ini banyak digunakan salah satu alasannya karena proses pemasangan yang tergolong mudah dan bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Pemasangan bata beton tentu membutuhkan beberapa tahapan. Berikut akan kita bahas teknik pemasangan bata beton yang cepat dan rapi:

 

1. Pembersihan Lahan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum pemasangan bata beton adalah membersihkan lahan. Pastikan bahwa lahan bersih dari semua jenis kotoran agar proses pemasangan bata beton menjadi lebih mudah dilakukan.

 

2. Tanah Diratakan

Selain dibersihkan dari beragam jenis kotoran, lahan juga perlu diratakan. Sebelum dilakukan pemasangan bata beton, perhatikan apakah ada bagian tanah yang tidak rata. Jika ada, maka ratakan tanah terlebih dahulu baru lakukan pemasangan bata beton.

 

3. Pengurukan

Pengurukan tanah dilakukan dengan aneka jenis material bisa memakai siru, makadam, sirdam, dan lain sebagainya. Pengurukan dilakukan di atas permukaan tanah yang sudah bersih dan rata lalu dipadatkan dengan roller.

 

4. Sesuaikan Ketebalan

Proses pengurukan juga harus menyesuaikan dengan ketebalan tanah. Pastikan bahwa ketebalan urukan sudah sesuai dengan elevasi jalan.

 

5. Perataan Abu Batu

Selanjutnya dilakukan perataan abu batu yang akan membuat permukaan menjadi semakin rata dan pemasangan bata beton menjadi semakin cepat.

 

6. Penyusunan Bata Beton

Selanjutnya, bata beton bisa segera dilakukan jika abu batu sudah selesai digelar. Lakukan pemasangan bata beton sesuai dengan motif dan susunan yang diinginkan.

 

7. Pemadatan

Setelah paving tersusun dengan baik, maka dilakukan pemadatan dengan memakai stamper kodok. Supaya susunan bata beton lebih rapi dan tidak bergeser ke kanan kiri maka perlu ditambahkan abu batu pada nat atau celah di antara batu beton.

Itulah tadi beberapa tahap atau cara pemasangan batu beton atau paving blok agar lebih rapi dan cepat. Pemasangan bata beton yang dilakukan oleh ahlinya tentu bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan rapi. Namun perlu diperhatikan pula susunan bata beton yang diinginkan karena semakin rumit susunan yang diharapkan maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan.