Kebocoran di suatu ruangan memang seringkali terjadi saat musim hujan. Namun untuk area kamar mandi, terkadang tetap saja bocor meski sedang musim kemarau. Hal ini karena lokasinya yang memang terus terusan basah, serta rawan kelembaban. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa jadi struktur bangunan akan mudah mengalami kerusakan. Termasuk pada bagian dinding, lantai, serta ruangan di bawahnya.

Untuk itu, lebih baik jika anda melakukan pencegahan dengan melakukan beberapa hal saat mendirikan bangunan. Misalnya saja dengan mengaplikasikan waterproofing untuk area kamar mandi tanpa harus menunggu dulu terjadi kebocoran. Salah satu janis waterproof yang cocok adalah waterproofing membrane ataupun sika. Karena sama sama bisa digunakan untuk area basah, tidak ada salahnya memperhatikan yang lebih murah antara harga sika waterproofing ataupun membrane waterproofing.

Penyebab Kebocoran Di Area Kamar Mandi

Penyebab Kebocoran Di Area Kamar Mandi

Mencegah kebocoran di kamar mandi, tentu harus anda lakukan secara tepat. Maka dari itu, sangat penting mengetahui apa saja penyebab bocor agar tindakan pencegahan anda menjadi lebih optimal. Percuma anda melakukan pencegahan jika ternyata tidak tahu apa penyebab kebocoran tersebut.

Nah biasanya, kebocoran di kamar mandi bisa terjadi karena banyak hal. Misalnya saja karena material dinding atau lantai yang kurang berkualitas, serta penggunaan waterproofing atau pelapis anti bocor yang tidak tepat. Selain itu, bisa juga karena pengaplikasian waterproof yang tidak tepat sehingga rawan kebocoran. Pastinya anda harus mengatasi kebocoran tersebut sesuai penyebabnya.

Cara Mencegah Kebocoran Yang Terjadi Di Area Kamar Mandi

source via artlinearsitek.com

Setelah mengetahui apa saja penyebab kamar mandi menjadi bocor, anda bisa menerapkan beberapa cara pencegahan di bawah ini.

  1. Perhatikan kondisi dinding

Jika kondisi dinding kamar mandimu sudah mulai mengelupas dan timbul keretakan, sebaiknya segera diperbaiki, hal ini akan menghindarkanmu dari air yang merembes dan juga kebocoran.

  1. Menggunakan waterproofing

Pengaplikasian waterproofing di area kamar mandi sangatlah penting, mengingat ruangan ini adalah lokasi yang cenderung basah. Pemasangan waterproofing ini bekerja dengan cara menjadi penghalang dan memblokir air agar tidak rembes pada lantai ataupun dinding kamar mandi. Pengaplikasian lapisan anti bocor ini harus diletakkan di bawah adonan semen yang akan digunakan untuk perekat keramik ataupun ubin. Selain itu, aplikasikan jugga di dekat ujung saluran pipa air ataupun pipa buangan.

  1. Meratakan pori pori permukaan lantai dan dinding rapat

Cara ini ngga kalah pentingnya dari pemakaian waterproofing. Karena lapisan lantai ataupun dinding yang cenderung berongga, sangatlah rawan terjadinya rembesan air. Cara untuk meratakan rongga atau pori pori ini, yakni dengan menyiram air semen yang berisi campuran encer mirip acian.

  1. Melakukan tes kebocoran

Saat membangun atau merenovasi kamar mandi, anda perlu melakukan tes kebocoran terlebih dulu sebelum menggunakannya. Caranya yakni dengan menutup saluran buangan dan nyalakan aliran air. Tunggu hingga 2 atau 3 hari untuk melihat adakah air yang merembes.

Pencegahan kebocoran di area kamar mandi ini, harus anda lakukan dengan tepat agar benar benar terhindar dari rembesan air. Pastikan juga untuk memilih waterproofing yang tepat seperti membrane waterproofing. Namun sebelumnya, tidak ada salahnya anda mencari tahu harga waterproofing membrane bakar per m2 di toko toko bangunan sebagai persiapan budget.