Lantai parket bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi kita. Banyak orang memilih menggunakan parket sebagai pengganti keramik untuk lantai huniannya. Eksistensi lantai parket kini tengah menjadi sebuah tren dunia. Keberagaman jenis serta kemudahan dalam pemasangan menjadi daya pikatnya. Parket tidak hanya digunakan di bagian dalam rumah, kini banyak bagian lain yang mulai menggunakan parlet diantaranya adalah alas teras, anak tangga, dan rooftop. Banyak orang yang salah kaprah tentang lantai kayu dan lantai parket. Keduanya dianggap sama padahal sebenarnya memiliki perbedaan yang mendasar.

Lantai parket berupa keping-keping yang berasal dari bahan kayu yang disetiap sisinya terdapat profil fungsinya untuk saling mengunci dan untuk memperkuatnya menggunakan paku tembak. Sementara lantai kayu terdiri dari kayu satuan yang utuh dipasang menggunakan skrup. Jenis lantai ini telah digunakan di hunian, area komersil hingga perkantoran.

Tipe Lantai Parket 

Lantai parket memiliki beragam jenis yang tentunya memiliki perbedaan masing-masing. Yang paling sering digunakan adalah lantai parket solid dan lantai parket engineered. Jika kamu ingin menggunakan lantai parket untuk hunianmu, berikut jenis dan perbandingan keduanya :

1. Parket Solid

Lantai parket solid pada dasarnya menggunakan 100% bahan kayu original. Biasanya, jenis kayu yang digunakan adalah kayu merbau, jati, ulin, bangkirai dan sonokeling. Parket jenis solid terbagi lagi menjadi dua macam yakni solid FJL dan solid FJ. Solid FJL merupakan parket yang menggunakan beberapa buah kayu disambung dan dijadikan setiap satu modulnya. Jika dilihat, akan terlihat bersekat-sekat garis vertikal. Sementara solid FJ menggunakan bahan kayu utuh setiap satu modulnya tidak ada sambungan kayu yang lain dan dipasang secara horizontal. Kedua jenis parket ini tentunya memiliki harga yang berbeda. Perbandingan harga kedua jenis lantai parket solid ini mencapai 1 : 2.

2. Parket engineered

Jenis parket yang satu ini memiliki lapisan tipis atau veneer di lapisan awalnya, lalu lapisan bawahnya terdapat lapisan plywood atau multipleks yang fungsinya untuk memperkuat. Biasanya kayu yang digunakan untuk parket jenis ini adalah whole nut, white-oak, sonokeling dan jati.

Tabel perbandingan lantai parket solid dan lantai parket engineered :

Lantai Parket Solid Lantai Parket Engineered
Kelebihan Kekurangan Kelebihan Kekurangan
Tersturnya lebih keras dan kokoh Tidak tahan terdapat perubahan cuaca, suhu dan udara. Sehingga dapat mengalami pemuaian Harganya lebih terjangkau Jika sudah terlanjur dipasang maka tidak dapat dibongkar lagi
Lebih tahan lama atau awet sebab terbuat dari bahan kayu asli Tidak dapat dipasang di area outdoor seperti basement Dapat dipasang di basement Kurang awet
Dapat di refinishing berkali-kali tanpa takut permukaannya rusak Mudah rusak apabila terkena air dan tidak segera mendapat penanganan Bisa dipasang di ruangan yang terpapar cahaya matahari Tidak tahan dengan suhu lembab
Kesan natural lebih kuat Harga lebih mahal Kondisinya lebih stabil sehingga tidak mudah memuai Mudah mengelupas

Sistem Pemasangan

Proses pemasangan dari lantai parket solid seringkali membutuhkan waktu yang tidak singkat atau relatif cukup panjang. Hal ini dikarenakan pemasangan lantai parket solid cukup rumit. Sementara lantai parket engineered lebih sederhana dan mudah.

Nah, itu dia perbandingan kedua jenis lantai parket yang banyak digunakan. Kamu bisa memilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu untuk mempercantik bangunanmu. Jika kamu masih kebingungan, ada baiknya konsultasikan dengan orang yang lebih profesional agar tidak salah pilih.