Memilih konstruksi untuk sebuah bangunan, seperti rumah janganlah sembarangan. Kita perlu menyocokkan dengan desain interior rumah yang kita huni. Dalam hal ini salah satunya penggunaan material kaca di dalam rumah. Untuk hunian yang memiliki konsep modern, telah banyak menggunakan kaca untuk aksen partisinya, salah satunya digunakan sebagai pintu. Sebab, dengan menggunakan kaca dapat membuat ruangan menjadi lebih cantik. Selain itu untuk ukuran rumah minimalis, dapat membuat ruangan seakan menjadi lebih luas.

5 Tips Memilih Pintu Kaca

Tips Ketika Memilih Pintu Berbahan Kaca

Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kita harus mempertimbangkan segala hal dalam memilih pintu kaca. Banyak yang perlu kita perhatikan ketika ingin menggunakannya, seperti jenis kaca yang digunakan, jenis bukaan, ketebalannya, hingga bagaimana cara merawatnya agar senantiasa selalu bersih, tahan lama, dan tahan terhadap benturan. Lantas apa saja sih yang harus kita perhatikan dan pertimbangkan ketika memilih pintu untuk digunakan dalam ruangan? Ini dia uraiannya.

1. Mengatur ketebalan pintu

Sebelum kamu memilih pintu untuk dipasangkan di ruangan, lebih baik ukurlah dahulu ketebalan pintunya dan perkirakan apakah tempat pemasangan pintu tersebut pas atau tidak. Sebab tebal tipisnya kaca sangat berpengaruh dengan di mana pintu tersebut diletakkan. Gunakanlah kaca berukuran tebal untuk pintu yang dipasang di depan rumah. Hal ini untuk menghadapi jika terjadinya perubahan cuaca yang tidak tentu. Sedangkan untuk pintu yang berada di dalam ruangan, gunakanlah kaca yang lebih tipis.

2. Memiliki kerangka atau tidak

Bagian pintu ini terdiri dari material kaca dan dihiasi rangka pada setiap sisinya. Akan tetapi, kita juga bisa memilih kaca yang tanpa rangka atau frameless. Namun sebelumnya, kita harus tentukan dahulu dengan konsep rumah yang kita gunakan. Misalnya untuk rumah dengan tampilan modern, maka pasanglah pintu tanpa kerangka.

3. Cara membuka pintu

Pintu terutama yang berbahan kaca memiliki banyak pilihan model yang berbeda, begitupun cara membukanya. Contohnya pintu swing yang paling umum digunakan, cara membukanya cukup dengan mendorong atau menarik pintunya. Namun, bila ingin menggunakan pintu jenis ini, diperlukan area yang cukup luas untuk bukaannya. Apabila rumah yang kamu huni berukuran minimalis dan tidak memiliki cukup ruang untuk bukaannya, pilihlah pintu geser atau pintu lipat. Dengan begitu, ruangan tidak akan menjadi sempit.

4. Mengetahui pilihan jenis desain kaca

Bagi kamu yang sangat menjaga privasi, kenyamanan, dan keamanan dalam rumah, tenang saja karena tidak semua pilihan desain kaca dibuat jernih dan tembus pandang, ada juga yang ditambahkan motif, warna, dan material yang bersifat tidak transparant. Tidak hanya itu, kamu juga bisa lho membuat sendiri desain yang akan kamu terapkan pada pintu kaca sesuai selera yang kamu inginkan.

5. Cara melakukan perawatan

Hal yang paling penting saat memilih pintu ini, yaitu mengetahui bagaimana cara merawat pintu kaca dengan benar agar tetap terjaga keawetan dan kebersihannya. Perawatan pada pintu yang terbuat dari material kaca, kamu hanya perlu mengelapnya saja, tetapi dengan metode yang berbeda. Untuk pintu yang memiliki rangka, lap dan sikat di bagian celah antara rangka dan kaca. Sementara pintu lipat, lap pintunya dengan melumuri oli supaya tidak macet. Meskipun demikian, kita perlu usaha yang tinggi saat membersihkan pintu, apalagi pintu tersebut termasuk tinggi. Maka dari itu, ketika membersihkannya pastikan semua bagiannya tidak ada yang terlewati.

Nah, itu dia yang perlu kamu timbangkan saat memilih pintu untuk hunianmu. Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi rumah dan tidak terjadi kesalahan dalam pemasangan maupun perawatannya.