Kebutuhan biaya sebuah proyek dituangkan dalam sebuah RAB (Rencana Anggaran Biaya).  Dalam proses realisasi proyek, RAB inilah yang akan menjadi panduan untuk mengalokasikan setiap pos biaya.  Menyusun RAB dengan cermat sebelum melaksanakan sebuah proyek akan menghindarkan kita dari situasi kelebihan biaya atau over cost.

Dalam RAB, pengeluaran sekecil apapun akan dihitung seperti misalnya kebutuhan terhadap wallpaper dinding korea. Jumlah dan total biaya yang diperlukan tercantum di dalam RAB sehingga kita bisa menilai di bagian mana saja kita dapat mengurangi anggaran untuk berhemat.  Perusahaan desain interior yang profesional biasanya bahkan mencantumkan jadwal pengeluaran dalam rentang waktu minggu-an dan bulanan.  Sehingga pemilik rumah dapat mempersiapkan dana jika diperkirakan akan ada kekurangan.

Tips Menyusun Anggaran Biaya Desain Interior

Proses penyusunan anggaran harus dilakukan denga jeli dan teliti.  Desainer interior tak hanya dituntut untuk merancang dan mengerti material terbaik untuk diaplikasikan dalam desain, tetapi juga sebaiknya mengerti bagaimana cara pengehmatan dilakukan.

Misalnya, desainer interior seharusnya update perkembangan toko yang menawarkan harga dan kualitas material yang memadai.  Mengikuti perkembangan tren dengan cara menelusuri toko online yang jual wallpaper korea akan sangat berarti jika kita bertemu dengan pengguna jasa pecinta budaya korea.  Berikut ini beberapa tips yang bisa digunakan dalam proses menyusun anggaran biaya:

1. Memulai dari Konsep dan Gambar 3D Desain Interior

Menghitung anggaran biaya sama seperti halnya dengan menghitung rencana bulanan.  Seluruh anggaran dikalkulasikan menurut kebutuhan pokok, cadangan, dan kebutuhan tak terduga.  Berbekal konsep dan gambar 3D desain interior yang sudah ada, kita mulai menyusun material dan elemen yang dibutuhkan dalam proses perwujudan desain.

Selanjutnya hitung kuantitas material yang diperlukan baik yang bersifat fisik maupun non fisik, seperti tenaga kerja.  Masukkan estimasi harga yang sebelumnya telah kita pastikan sesuai dengan kondisi real di lapangan.  Itulah pentingnya sifat update dari seorang desainer interior agar tak kesulitan saat menentukan toko yang jual wallpaper korea untuk direkomendasikan kepada pengguna jasa.

2. Pertimbangan dalam Memilih Bahan

Banyak pertanyaan yang harus kita jawab saat menentukan jenis material/bahan. Berbekal gambar dan kondisi bangunan, kita bisa tentukan apakah dinding memerlukan pelapis seperti misalnya wallpaper dinding korea.  Ataukah polos saja menggunakan cat dengan warna-warna tertentu.

Memilih Bahan Lantai

Desainer interior juga harus mempertimbangkan usia dan psikologi pengguna dalam menentukan jenis material furnitur.  Untuk ruangan kamar anak, jenis kayu apa yang sebaiknya digunakan agar tidak mengganggu kesehatan.  Bentuk furnitur seperti apa yang aman bagi anak.  Demikian juga untuk lansia, memerlukan pengetahuan khusus terkait penggunaan furnitur, sebab lansia membutuhkan banyak penyesuaian.

3. Pertimbangan Nilai Estetika

Pertimbangan dalam memilih furnitur tak hanya soal keamanan dan fungsi.  Tetapi juga tingkat estetika yang dihasilkan oleh furnitur tersebut.  Serta kesesuaian furnitur dengan tema yang diusung.  Tentu akan sangat timpang jika tema yang diusung adalah tema desain Retro namun pemilik rumah menginginkan dinding yang berlapis wallapaper dinding korea.  Seorang desainer interior harus  bisa mengkomunikasikan ini.  Meskipun tujuan pemilik rumah adalah untuk menghemat anggaran.

ruangan bagus

Melakukan penghematan memang sebaiknya dilakukan.  Namun jika pemotongan anggaran dapat menyebabkan hasil desain yang timpang dan tidak elok, lebih baik ditunda hingga dana benar-benar cukup.  Sebab perbedaan konsep ruang dalam satu bangunan akan menyebabkan pemilik rumah seolah tinggal dalam dunia yang berbeda.  Tips lain yang bisa digunakan saat biaya terbatas adalah pemilihan tema disesuaikan dengan jumlah anggaran yang dimiliki dan menggunakan material kualitas nomor 2.